Pemprov Maluku Ajak Unpad untuk Tingkatkan Pengembangan SDM dan SDA di Maluku

[Unpad.ac.id, 31/08/2015] Pemerintah Provinsi Maluku sepakat menjalin kerja sama dengan Universitas Padjadjaran. Kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan pengembangan sumber daya alam dan manusia di Provinsi Maluku.

Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov Maluku dan Unpad di Executive Lounge Unpad Bandung, Senin (31/08). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov Maluku dan Unpad di Executive Lounge Unpad Bandung, Senin (31/08). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Unpad-Provinsi Maluku oleh Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., dengan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, serta penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara LPPM Unpad dengan BPMD Kabupaten Maluku Tenggara Barat oleh Prof. Dr. Wawan Hermawan, M.S., selaku Ketua LPPM Unpad dengan R. Lethulur selaku perwakilan kantor Pemprov Maluku di Jakarta, Senin (31/08) di Ruang Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung.

Menurut Zeth, wilayah Provinsi Maluku sangat kaya akan sumber daya, mulai dari pertanian, perikanan, energi, hingga di sektor Pariwisata. Namun, potensi ini belum menjadikan wilayah Maluku sebagai provinsi termaju. Ia berharap kerja sama ini dapat mengatasi berbagai masalah mendasar melalui program riset, pengembangan teknologi dan inovasi, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Khusus pada sektor peningkatan Sumber Daya Manusia, Zeth mengemukakan ada beberapa bidang keilmuan di Unpad yang relevan dengan pengembangan putra putri Maluku. Bidang ilmu tersebut meliputi: kesehatan dan kedokteran, pertanian dan perikanan, lingkungan, ekonomi, teknik. Zeth juga tidak menutup kemungkinan bidang ilmu lainnya dapat dikembangkan.

“Pendidikan ini kita arahkan untuk mereka dalam rangka menghadapi tantangan global,” kata Zeth.

Sebagai implementasi penandatangan kerja sama ini, Zeth mengharapkan Unpad dapat menjadi mitra dengan Dinas Kesehatan dan Pertanian Provinsi Maluku. “Mitra ini untuk memberikan kemudahan bagi putra putri asal Maluku untuk melanjutkan studi Spesialis atau Magister di Unpad,” terang Zeth.

Dengan adanya kemudahan tersebut, Zeth optimis pembangunan Maluku 5 tahun ke depan akan berjalan lebih baik berkat adanya SDM yang berkualifikasi secara akademik.

Menanggapi tawaran kerja sama tersebut, Rektor membuka bagi masyarakat Maluku untuk mengambil studi lanjut di Unpad di berbagai bidang ilmu. Studi ini harus disesuaikan dengan potensi masalah yang ingin diselesaikan di daerahnya.

“Itu sudah biasa, kita buka lebar. Targetnya bagaimana pembangunan di Maluku dapat menjadi siginifikan,” kata Rektor.

Wujud konkretnya, Unpad akan melakukan program Open Extended Campus. Para mahasiswa tidak akan melakukan perkuliahan di kampus Unpad. Mereka akan belajar secara langsung di instansi yang bersangkutan.

“Konteks studi ini harus langsung. Artinya apa yang dikembangkan oleh human capital ini harus bisa mengidentifikasi apa potensi yang harus dikembangkan,” kata Rektor.

humas unpad_2015_08_31_045757humas unpad_2015_08_31_045833Dengan program open extended campus, pengembangan Humas Capital akan berjalan efektif. “Kami tidak akan memberikan ijazah apabila yang bersangkutan tidak kembali ke daerahnya,” kata Rektor.

Menurut Rektor, selain berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat, Unpad juga memiliki komitmen untuk meningkatkan pembangunan di wilayah Maluku dan Papua. Hal ini dilakukan atas kesepakatan berbagai pihak, termasuk dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

“Kita akan berika kuota khusus, kita lihat kebutuhannya seperti apa,” kata Rektor.

Dengan komitmen tersebut, Unpad juga mendorong berbagai instansi di Maluku untuk melakukan program peningkatan bersama. Selama ini, kerja sama Unpad dengan Pemprov Maluku sudah terjalin melalui berbagai riset guna peningkatan kapasitas Sumber Daya Mansia.

Rektor berharap melalui LPPM Unpad dapat terjalin kerja sama yang tidak konservatif yang berdasar pada target pembangunan di wilayah Maluku. Kerja sama tersebut akan difasilitasi dengan membuka “Maluku Corner” di Unpad. Fasilitas ini akan menjadi ruang bagi para pengimpelementasi kerja sama Unpad dengan Pemprov Maluku.

“Maluku Corner akan menjadi evaluasi bagi Unpad dan Pemprov Maluku. Apakah kerja sama ini dapat meningkatkan IPM Provinsi Maluku atau tidak,” kata Rektor.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *